Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal BATC 2024

Tim Putri Indonesia dikalahkan Thailand dengan skor 1-3

Share:
Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto di BATC 2024/Humas PBSI
Olahraga
Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto di BATC 2024/Humas PBSI

www.sportcorner.id - Tim Putri Indonesia gagal melaju ke final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia (BATC) 2024.

Tim putri Indonesia dikalahkan oleh Thailand dengan skor 1-3, Sabtu (/17/2/2024) di Setia City Convetion Center.

Putri Kusuma Wardani yang turun di nomor tunggal pembuka gagal menyumbangkan poin.

Putri dikalahkan oleh Supanida Katethong 17-21 dan 19-21, dalam waktu 44 menit.

"Sebenarnya saya sudah mempersiapkan diri dengan baik pola permainan untuk menghadapi lawan. Cuma di tengah lapangan saya terlalu lambat.  Selain itu, di game pertama dan kedua saya terbawa dan mengikuti pola permainan lawan," kata Putri KW dalam rilis PBSI, Sabtu (17/2/2024).

Baca juga: Jadwal Tes Pramusim di Qatar, Menanti Aksi Marc Marquez

"Di game kedua saat kedudukan 19-19, sayang sekali saya malah melakukan kesalahan sendiri. Pukulan saya kurang panjang, seperti kurang tenaga. Saya banyak mati sendiri," ujar dia.

Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto yang turun di sektor ganda juga gagal menyumbangkan poin bagi Indonesia.

Lanny/Ribka dikalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongkai, 20-22 dan 14-21.

"Kami kalah karena dalam bermain kurang bertahan. Kami tidak bisa mengubah pola permainan. Pola permainan yang kami mainkan tidak berjalan lancar," kata Ribka.


Baca Juga

Laga lanjutan Proliga 2025 yang mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro vs Yogya Falcons dihelat di Jawa Pos Arena, Surabaya, Sabtu(25/1/2025). Foto: PBVSI

Hasil Proliga 2025 Pertamina Enduro vs Elektrik PLN

Vanja Bukilic Jadi MVP di Laga Red Sparks vs IBK Altos

Komentar Ko Hee-jin soal Cedera Vanja Bukilic

Atlet Muai Thay Kabupaten Bekasi/IG Koni Jawa Barat.

Dua Atlet Kabupaten Bekasi Dikabarkan Belum Terima Bonus PON

Pertandingan Timnas Indonesia vs Australia di FIBA Asia Cup 2025/FIBA

Hasil FIBA Asia Cup 2025, Australia Bantai Indonesia