Tanpa Liga Domestik, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Putri Meroket

Timnas Indonesia putri mendapat kenaikan peringkat dalam update terbaru rangking dunia FIFA per Jumat (14/6/2024).

Share:
Timnas Indonesia putri mendapat kenaikan peringkat dalam update terbaru rangking dunia FIFA per Jumat (14/6/2024).
Bola
Timnas Indonesia putri mendapat kenaikan peringkat dalam update terbaru rangking dunia FIFA per Jumat (14/6/2024).

www.SportCorner.id - Timnas Indonesia putri mendapat kenaikan peringkat dalam update terbaru rangking dunia FIFA per Jumat (14/6/2024).

Dari urutan ke-109, Srikandi Merah-Putih merangkak dua anak tangga ke atas dan kini berada di urutan ke-107.

Meski mungkin tidak terlihat seberapa namun sebenarnya ini adalah capaian luar biasa.

Pasalnya timnas Indonesia putri memiliki pool pemain yang sagat sempit dan dangkal.

Kendati memiliki pelatih berkualitas seperti Satoru Mochizuki yang mulai ditunjuk PSSI pada 20 Februari 2024 lalu namun sulit baginya untuk membangun skuad kompetitif.

Baca juga: Rekap Hasil Playoff Toulon Cup 2024: Indonesia Finis Posisi Terakhir

Tidak adanya kompetisi reguler menyusul masih mati surinya Liga 1 Putri membuat sebagian besar penggawa timnas Indonesia putri adalah pemain non-profesional dari asprov.

Termasuk Claudia Scheunemann, striker wondergirl berusia 15 tahun yang bahkan masih belajar di akademi sepakbola.

Ada sebagian pemain yang sudah memiliki karier di luar negeri seperti kiper Fani Supriyanto Arab Saudi (Al-Hmmah) atau duo penyerang Marlsea Awi (FC Ryukyu) dan Zahra Muzdalifah (Cerezo Osaka) di Jepang namun ketiganya masih muda.


Baca Juga

Paul Munster (Foto: Persebaya Surabaya/persebaya.id)

Persebaya vs Persib, Jadi Penentu Nasib Paul Munster

Laga Persela vs Persijap terhenti setelah suporter ricuh dan memasuki lapangan pertandingan/foto: X Olah Bola.

FIFA Beri Warning Buntut Kerusuhan di Liga 2

Inter Miami vs New York City FC (Foto: Instagram Inter Miami)

Hasil Inter Miami vs New York City FC: Dramatis

VAR 1 - Dok KTB

PT LIB Pastikan Grand Final Liga 2 Menggunakan VAR