Erwan Hendarwanto, Dijuluki Nabi Tapi Tidak Bisa Dampingi PSIM ke Liga 1
PSIM Yogyakarta berhasil meraih gelar juara Liga 2 2024/2025 setelah berhasil mengalahkan Bhayangkara FC
Hal ini lantaran Erwan Hendarwanto belum memiliki lisensi yang memenuhi syarat sebagai pelatih di Liga 1. Erwan sekarang memiliki lisensi B AFC. Sementara untuk menjadi pelatih di Liga 1 minimal memiliki lisensi A AFC.
"Yang pertama tentu syukur alhamdulillah, tugas kita semua meloloskan PSIM ke Liga 1, bonus juara juga kita dapatkan," kata Erwan dalam sesi konferensi pers selepas laga di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/2).
"Sekali lagi, bahwa ini sudah suratan takdir. Kebetulan saja saya ada di sini. Ini rezeki dari Gusti Allah yang harus kita syukuri."
"Terkait itu (bonus juara Liga 2) memang kita belum ada pembicaraan secara detail, cuma kita nikmati dulu. saya sendiri juga sadar bahwa saya belum memenuhi syarat dari segi lisensi."
Baca juga: Ini Format Baru Liga 2: Full Kompetisi dan Pakai VAR
Meski menyadari tidak bisa mendampingi PSIM Yogyakarta di Liga 1 musim depan, Erwan tetap mendoakan timnya. Pelatih berusia 48 tahun itu berharap PSIM bisa eksis di kancah kompetisi kasta tertinggi.
"Jadi apa pun itu, siapa pun itu nantinya, yang penting PSIM bisa eksis di Liga 1," pungkas Erwan.