Daftar Sanksi Paling Ringan hingga Paling Berat dari Komdis PSSI

Berikut ini adalah daftar sanksi paling ringan hingga paling berat yang pernah dikeluarkan Komite Disiplin PSSI.

Share:
Komdis PSSI Menjatuhkan Hukuman Denda Rp50 Juta pada PSMS Medan
Bola
Komdis PSSI Menjatuhkan Hukuman Denda Rp50 Juta pada PSMS Medan

Tapi, sanksi yang diterima Persija bukan yang paling besar. Denda yang diterima Macan Kemayoran masih sedikit dibandingkan denda untuk Persekat Tegal.

Komdis PSSI mendenda Persekat Tegal sebesar 225 juta Rupiah karena adanya penonton Persekat yang mengucapkan kalimat rasis kepada Tim Persewar pada menit ke- 48 hingga menyebabkan pertandingan terhenti selama 4 menit.

Hukuman itu diberikan berkaitan dengan pertandingan Persekat melawan Persewar pada 13 Februari 2025.

[Baca Juga: Hasil Sidang Komdis PSSI Diterbitkan, Persija dan Persib Dapat Sanksi Berat]

Berdasarkan riset yang dilakukan SportCorner.id, sejauh ini hukuman paling besar yang dikeluarkan Komdis PSSI adalah denda 500 juta Rupiah untuk Persewar Waropen.

Selain itu, Persewar dijatuhi hukuman pengurangan sembilan poin.

Hukuman ini diberikan setelah Persewar tak hadir untuk pertandingan melawan Persela Lamongan pada Minggu (1/12/2024).

Persewar juga dinyatakan kalah WO dengan skor 0-3 atas Persela.

Hukuman paling ringan yang diberikan Komdis PSSI kepada klub atau pemain berupa teguran keras.

[Baca Juga: Gegara Selebrasi di Laga Persija vs Persib, Beckham Putra Kena Denda dan Sanksi]


Baca Juga

Link Live Streaming Barcelona vs Mallorca di LaLiga (Foto: instagram/@fcbarcelona)

Link Live Streaming Barcelona vs Mallorca di LaLiga

Aksi Cristiano Ronaldo dalam laga menghadapi Al Hilal di pekan ke-26 Saudi Prol League 2024/2025. (Foto: Instagram/alnassr)

Penyebab Ronaldo Tak Main di Laga Al Nassr vs Damac

Selebrasi Cristiano Ronaldo dan Jhon Duran di laga Al Nassr vs Esteghlal. (Foto: x.com/AlNassrFC)

Link Live Streaming Damac vs Al Nassr di Liga Arab Saudi

Bhayangkara FC vs PSKC Cimahi Liga 2 2025/Media Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC Buka Suara Soal Pindah-Pindah Homebase

Gubernur Lampung, Rahmat Mirza dan CEO Bhayangkara FC, Agus Suryononugroho/SportCorner Muhammad Nurhendra.

Resmi Bermarkas di Lampung, Bhayangkara FC akan Ubah Nama