BWF Kabulkan Protection Ranking Ginting, Ini Risiko yang Harus Diterima

BWF mengabulkan permohonan PBSI untuk protection rangking Anthony Sinisuka Ginting.

Share:
Sumber: PBSI
Bulutangkis
Sumber: PBSI

Eng Hian menambahkan, diperlukan pemeriksaan lebih detail terkait kondisi Ginting hingga akhirnya dibutuhkan waktu pemulihan selama tiga bulan.

"Setelah dilakukan terapi kondisi Ginting membaik dan direncanakan bertanding di All England. Namun menjelang keberangkatan, Ginting merasakan nyeri kembali, sehingga keberangkatan Ginting di All England dibatalkan," ucapnya.

"Setelah dilakukan MRI dan pemeriksaan ulang maka dokter spesialis orthopedi konsultan bahu dan dokter spesialis kedokteran olahraga memberikan program treatment yang meliputi 5 tahap dan memakan waktu minimal 3 bulan," ungkapnya.

[Baca Juga: Atlet Pelatnas Cipayung Wajib Waspada, Degradasi Bisa Dilakukan Kapan Saja]

"Treatment tersebut mempunyai setiap fase yang akan memastikan Ginting mempunyai progress komprehensif dari awal hingga dinyatakan siap bertanding," pungkasnya.

Melalui pernyataan resminya, PBSI menyebut BWF sudah menyetujui pengajuan protection rangking untuk Ginting.

"BWF telah menyetujui permohonan protection ranking untuk Anthony Sinisuka Ginting," bunyi pernyataan PBSI.

"Protection ranking berlaku dari 3 bulan dari tanggal 25 Maret hingga 24 Juni 2025 dengan jumlah 50.155 poin."

Salah satu risiko yang harus diterima Ginting dari pengajuan ini adalah, dia baru bisa bermain lagi pada 25 Juni atau setelah 25 Juni 2025.


Baca Juga

Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Apriyani/Fadia. (Foto: Instagram/pbsi)

Alasan PBSI Gunakan Sistem Baru untuk Promosi dan Degradasi

Anthony Ginting Latihan Jelang Olimpiade Paris 2024

Update Kondisi Cedera Anthony Sinisuka Ginting

Febriana Dwi Puji Amalia Cahaya Pratiwi di Swiss Open 2025/Media PBSI.

Penyebab Febriana/Amallia Gagal Tembus Final Swiss Open 2025

Putri Kusuma Wardani di Swiss Open 2025/Media PBSI.

Hasil Swiss Open 2025 Putri KW & Leo/Daniel Lolos 16 Besar