Peserta Try Out KOVO Terdampak 'Perang' AS-Iran, Atlet Indonesia Diuntungkan
Kabar buruk bagi peserta try out KOVO untuk Liga Voli Korea Selatan atau V-League 2025/2026 menyusul ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Berdampak ke Peserta Try Out KOVO
Memanasnya hubungan AS-Iran ini turut berdampak terhadap peserta try out KOVO untuk V-League 2024/2025. Khususnya para pemain yang berasal dari Iran.
Sebanyak 45 pevoli putra asal Iran mendaftarkan diri untuk ikut try out KOVO tahun ini. Angka ini jadi yang tertinggi di antara negara lainnya.
Dengan memanasnya hubungan AS-Iran, 45 pevoli asal Iran itu kemungkinan besar tidak dapat melanjutkan keikutsertaan mereka pada try out KOVO tahun ini.
Sebab, pemerintah AS mendesak agar semua negara, khususnya sekutu mereka, agar membatasi transaksi dengan Iran.
[Baca juga: Megawati Hangestri Resmi Tak Daftar Try Out KOVO Jalur Pemain Asing, Fix Cabut?]
Dalam hal ini, Korea Selatan merupakan salah satu negara di Asia yang menjadi sekutu AS.
Melansir Naver, salah satu pejabat klub V-League mengungkapkan ketertarikan mereka terhadap pemain asal Iran.
Namun, mereka tidak dapat melakukan transaksi dan mengirim uang ke Iran setelah adanya desakan dari AS dan dampak yang akan ditimbulkan secara diplomatik.
Pada musim ini terdapat dua atlet voli putra asal Iran yang bermain di V-League, yakni Ali Fazli (Samsung Bluefangs) dan Ali Haghparast (Woori Card).
Pihak KOVO sebenarnya tengah mencari jalan keluar dengan meminta bantuan FIVB agar terhindar dari masalah akibat 'perang' AS-Iran.