Liam Lawson Buka Suara usai ‘Didegradasi’ Red Bull: Benar-benar Mengejutkan!
Pembalap asal Selandia Baru, Liam Lawson, buka suara usai ‘didegradasi’ oleh Red Bull Racing ke Visa Cash App Racing Bulls usai tampil di dua balapan F1 2025.
Sportcorner.id – Pembalap asal Selandia Baru, Liam Lawson, buka suara usai ‘didegradasi’ oleh Red Bull Racing ke Visa Cash App Racing Bulls usai tampil di dua balapan F1 2025.
Pembalap berusia 23 tahun itu harus ‘didegradasi’ ke Visa Cash App Racing Bulls pasca tampil buruk di dua seri awal F1 2025.
Di dua seri awal, Liam Lawson gagal finis di GP Australia dan finis di peringkat ke-12 di GP China. Catatan ini membuat Red Bull Racing pun mengambil keputusan menggantikannya.
Red Bull kemudian menggantikannya dengan Yuki Tsunoda yang sempat tampil mengesankan bersama Visa Cash App Racing Bulls yang merupakan tim kedua.
Tak ayal, hal ini menjadi buah bibir mengingat pergantian ini terjadi di awal-awal musim dan menuai banyak kontroversi.
[Baca Juga: Siapa Pemasok Mesin Moto2 2025? Motor Tunggangan Mario Aji]
Setelah ‘didegradasi’ oleh Red Bull Racing, Liam Lawson pun kemudian buka suara. Ia mengaku tak pernah berpikir akan digantikan dan diturunkan ke Visa Cash App Racing Bulls.