Liam Lawson Buka Suara usai ‘Didegradasi’ Red Bull: Benar-benar Mengejutkan!
Pembalap asal Selandia Baru, Liam Lawson, buka suara usai ‘didegradasi’ oleh Red Bull Racing ke Visa Cash App Racing Bulls usai tampil di dua balapan F1 2025.
“Jujur saja, itu benar-benar mengejutkan. Itu bukan sesuatu yang saya duga," kata Liam Lawson, dikutip dari Sky Sports.
Liam Lawson mengaku terkejut karena saat berdiskusi dengan tim Red Bull Racing, tak ada tanda-tanda bahwa dirinya akan digantikan oleh Yuki Tsunoda.
“Diskusi yang kami lakukan juga, menurut saya, tidak benar-benar mengarah ke arah ini (pergantian),” lanjut jebolan Formula 3 dan Formula 2 itu.
Ia pun agak menyayangkan keputusan Red Bull Racing yang tak memberinya waktu lebih karena mobil yang dikendarainya, RB21, terbilang Tricky dan butuh adaptasi.
[Baca Juga: Red Bull Gunakan Warna Khusus di F1 GP Jepang 2025]
Sekadar informasi, keputusan Red Bull Racing menggantikan Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda tak lepas dari start buruk tim berlogo dua banteng itu.
Pembalap utama Red Bull Racing, Max Verstappen, sebelumnya sempat membela Liam Lawson yang terus disorot oleh manajemen.
Juara dunia empat kali itu menyebut performa buruk Liam Lawson dan dirinya tak lepas dari mobil RB21 yang memang sulit dikendalikan.