Apa Perbedaan Satgas Anti-Mafia Bola Era Iwan Bule dan Erick Thohir?

PSSI membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola. Lalu, apa bedanya dengan satgas di era kepemimpinan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule?

Share:
Bola

www.sportcorner.id - PSSI membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola. Lalu, apa bedanya dengan satgas di era kepemimpinan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule?

Saat PSSI dipimpin Iwan Bule, sempat juga dibentuk Satgas Anti-Mafia Bola untuk memberantas segala bentuk pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Kala itu, Satgas Anti-Mafia Bola dibentuk oleh Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya yang tugasnya menangani kasus mafia bola.

Satgas waktu itu dipimpin langsung oleh Brigadir Jendral Hendro Pandowo dan Wakil Ketua Brigadir Jendral Khrisna Murti.

Satu tim Satgas terdiri dari 145 orang yang langsung dibentuk oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian. Tim ini menggandeng PSSI dan PT Liga Indonesia.

Sementara Satgas Anti-Mafia Bola saat ini dibentuk langsung oleh PSSI yang tujuannya sama, yakni membersihkan sepak bola Indonesia dari pengaturan skor dan aksi mafia lainnya.

[Baca Juga: Jawaban Nyeleneh Viktor Axelsen Ditanya soal Asian Games 2022]

Berbeda dengan sebelumnya, anggota tim Satgas Anti-Mafia Bola era Erick Thohir dipercayakan pada individu-individu independen dan PSSI.

Maruarar Sirait dipercaya menjadi Ketua Satgas Anti-Mafia Bola. Kemudian, anggotanya adalah Najwa Shihab (Jurnalis), Ardan Adiperdana (Mantan Ketua BPKP), dan Akmal Marhali (Koordinator Save Our Soccer).


Baca Juga

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto/Media PSSI

Aturan Keras Nova Arianto Selama Piala Asia U-17

Penyerang Korea Selatan, Son Heung-min/Instagram

Pemain Top yang Pernah Bermain di Piala Asia U-17

AS Roma 2025/X AS Roma.

Head to Head AS Roma vs Juventus di Serie A