Mengenang Kecelakaan Tragis yang Terjadi dalam Sejarah F1 GP Jepang
Menjelang GP Jepang 2024, terdapat kenangan buruk dalam sejarah yang sampai saat ini menyelimuti pembalap hingga penggemar F1.
Lalu, memasuki lap ke-43, mobil Bianchi tiba-tiba tergelincir di tikungan yang sama.
Naasnya, mobil yang ditunggangi Bianchi melaju ke crane yang sedang mengevakuasi mobil Adrian.
Lalu, ia menabrak bagian belakang crane dengan kecepatan 213 km/jam.
Akibatnya, Bianchi mengalami cedera parah di kepalanya hingga koma.
Selama menjalani perawatan selama sembilan bulan, Bianchi menghembuskan nafas terakhirnya di Centre Hospitalier Universitaire.
Baca juga: [Charles Leclerc Healing ke Bali usai Podium di F1 GP Australia 2024]
Konon, rumah sakit tersebut hanya berjarak 20 kilometer dari Circuit de Monaco di mana tempat Bianchi mencetak poin pertamanya dalam kompetisi balap F1.