Friday, September 20, 2024

[Baca Juga: Atlet Prancis Gagal Raih Medali Olimpiade 2024 Gegara Alat Kelamin]

Di tahun 2000, Rony berhasil melangkah ke final Kejuaraan Asia. Tapi, lajunya dihentikan Taufik Hidayat.

Rony juga menjadi bagian tim Piala Thomas ketika menjadi juara di 2002 dan juga menjadi bagian tim ketika tim beregu putra memenangkan medali emas SEA Games 1999.

Setelah pensiun, Rony sempat menjadi pelatih pratama di PBSI pada 2009. Tapi, dia hanya bertahan hingga 2013 karena kontraknya tak diperpanjang.

Tak dipakai di Indonesia, Rony dilirik Malaysia. Dia menjadi pelatih di Negeri Jiran mulai 2013 hingga 2018.

Kemudian mencoba peruntungan di Vietnam pada 2019 hingga akhirnya balik ke Indonesia di 2021 karena pandemi Covid-19.

[Baca Juga: Permintaan Maaf Ketum PBSI Tuai Reaksi Negatif dari Netizen]

Mulai Agustus 2022, Rony dipercaya federasi bulutangkis Korea Selatan sebagai pelatih sektor tunggal.

Bersama Sung Ji-hyun, Rony punya peran besar membawa An Se-young berprestasi. Dia juga tampak berkali-kali memberikan instruksi kepada An Se-young.

Rony bukan pelatih Indonesia pertama yang cukup sukses saat melatih di luar negeri. Sebelumnya ada nama Atik Jauhari, Rexy Mainaky, hingga Mulyo Handoyo.