Marc Marquez Penyebab Start MotoGP Amerika Berantakan, Begini Aturannya
Marc Marquez menjadi penyebab start MotoGP Amerika 2025 berantakan. Seperti apa peraturannya?
Melihat kekacauan itu, Race Direction, memutuskan untuk mengibarkan bendera merah dan menunda jalannya balapan sekitar 10 menit.
Marquez menggunakan ban basah saat kondisi trek COTA mulai mengering usai hujan. Hanya ada tiga pembalap di grid yang menggunakan ban slick: Brad Binder, Enea Bastianini dan Ai Ogura.
Saat sesi wawancara setelah balapan, Marc Marquez mengakui bahwa dirinya sudah menyiapkan taktik untuk mengganti motornya dengan ban slick (kering).
[Baca Juga: Taktik Marc Marquez Dibenci Mayoritas Pembalap MotoGP, Termasuk Adiknya Sendiri]
Mantan pembalap Repsol Honda itu mengaku tahu aturan main bagi pembalap yang ingin mengganti motornya sesaat jelang start.
Namun, dengan kepercayaan diri tinggi, ia yakin bahwa dirinya bisa terhindar dari penalti jika langkahnya diikuti oleh banyak pembalap.
Dalam hal ini, terdapat regulasi yang menyatakan bahwa jika ada 10 pembalap atau lebih start dari pit lane maka Race Direction akan menunda balapan dan melakukan prosedur start baru.
Aturan tersebut berdasarkan insiden di MotoGP Argentina 2018. Tapi, karena Marquez menciptakan kekacauan sebelum lap pemanasan dimulai, prosedur bagi pembalap yang meninggalkan grid untuk mengganti ban aturannya berbeda.
"Mulai lap pemanasan dari pit lane, ambil posisi grid kualifikasi, dan lakukan ride through penalty dalam balapan," dikutip dari Crash.