Makin Simpang Siur, Rafael Moreno Bilang Pelaku "Sepakan Sujud Syukur" adalah Mahdi, tapi yang Dapat Kartu Merah...

Muhammad Mahdi Ansarullah adalah pemain yang katanya pelaku sebenarnya di kasus sepakan sujud syukur. Tapi dia tidak ada di daftar penerima kartu merah

Share:
Ilustrasi wasit mengeluarkan kartu merah
Bola
Ilustrasi wasit mengeluarkan kartu merah

"Saat itu Moreno sedang pemanasan di pinggir lapangan dan yang nendang itu bukan Moreno," lanjut Syahrul.

Isi surat putusan Pandis Porprov Jatim yang menyebut pelaku penendangan adalah pemain bernomor punggung 17 adalah hasil pemeriksaan terhadap ofisial tim futsal Kota Malang.

Salah satu orang yang diperiksa adalah asisten manajer tim, Bagus Irmawanto.

Dalam pembelaannya, Bagus Irmawanto menyebut timnnya dicurangi oleh wasit.

Bagus juga berdalih tendangan itu dilakukan karena sujud syukur yang dilakukan pemain Blitar sebagai bentuk provokasi.

Bagus Irmawanto sendiri adalah asisten manajer yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kota Malang.

Baca juga: Kejanggalan Pengakuan Asisten Manajer Futsal Kota Malang yang Bilang Pelaku 'Sepakan Sujud Syukur' Adalah Muhammad Rafael Moreno

Dalam pernyataannya di story Instagram, Moreno menyebut ada pihak yang berupaya memfitnah dirinya.

Namun, ia tidak menyebutkan secara gamblang pihak yang ia maksudkan tersebut.

Jadi, apa iya Bagus Irmawanto salah menyampaikan keterangan saat diperiksa oleh Pandis Porprov Jatim.

Atau apakah iya Bagus Irmawanto sengaja menyampaikan keterangan yang salah?

Sampai artikel ini diunggah, belum ada klarifikasi dari Bagus maupun Mahdi seputar pernyataan Moreno.


Baca Juga

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto/Media PSSI

Aturan Keras Nova Arianto Selama Piala Asia U-17

Penyerang Korea Selatan, Son Heung-min/Instagram

Pemain Top yang Pernah Bermain di Piala Asia U-17

AS Roma 2025/X AS Roma.

Head to Head AS Roma vs Juventus di Serie A