Supercar Lamborghini Ternyata Pakai Motor Listrik Milik Mercedes
Lamborghini Temerario dan Revuelto mengadopsi teknologi motor listrik milik Mercedes yang bahkan belum digunakan oleh model AMG.
Ajaibnya, hingga saat ini Mercedes-Benz maupun Mercedes-AMG sendiri belum pernah menggunakan motor axial-flux dari Yasa ini pada model-model produksi mereka.
Kabarnya, divisi AMG sedang mengembangkan platform AMG.EA untuk sedan listrik dan SUV besar generasi mendatang. Keduanya diperkirakan akan menggunakan motor axial-flux dari Yasa.
Baca juga: Mengenal dan Membedah Prinsip Kerja Berbagai Macam Mesin Hybrid
Teknologi motor radial-flux Yasa telah diterapkan pada konsep Mercedes Vision One-Eleven 2023. Teknologi ini unggul dalam hal bobot dan ukuran yang sepertiga motor konvensional, namun menghasilkan torsi dua kali lipat.
Motor axial-flux Yasa memiliki bobot hanya 17,3 kg dengan output mencapai 148 hp dan torsi 300 Nm pada model Lamborghini. Motor ini memiliki ketebalan hanya 7 cm dan diameter 29,4 cm, serta dapat berputar hingga 10.000 rpm.
Selain pada supercar Lamborghini Temerario dan Lamborghini Revuelto, Motor Yasa pernah digunakan pada Jaguar C-X75 Concept 2010 dengan konfigurasi empat motor, Koenigsegg Regera sejak 2016, serta Ferrari model SF90 Stradale dan 296 GTB.
Baca juga: Mahle Kembangkan Bilah Kipas yang Terinspirasi dari Sayap Burung Hantu