Penambahan Zat Aditif pada Pertamax untuk Performa Mesin?

Penambahan zat ini, bertujuan sebagai antikarat, detergensi agar mesin menjadi lebih bersih dan membuat ringan kendaraan.

Share:
Ilustrasi. (Custom Complete Automotive)
Otomotif
Ilustrasi. (Custom Complete Automotive)

Sebelumnya diberitakan, Pertamina Patra Niaga menegaskan tidak ada pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari memastikan kualitas Pertamax sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92.

"Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Heppy melanjutkan perlakuan yang dilakukan di terminal utama BBM adalah proses injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat.

Selain itu, juga ada injeksi aditif, yang berfungsi untuk meningkatkan performa produk Pertamax.
 


Baca Juga

Ilustrasi. (Antara)

Dugaan Pengoplosan Pertamax Mencederai Hak Konsumen

New Honda PCX160. (Bagus)

Dipinang 156 Konsumen, New Honda PCX160 Jadi Incaran di IIMS 2025

Jetour X50e EV di IIMS 2025. (Bagus)

Jetour X50e EV Sabet Gelar Favorite New Comer Car di IIMS 2025

Kakorlantas Antisipasi Lonjakan Arus Mudik di Jalur Penyeberangan

Isi tekanan angin ban sesuai yang direkomendasikan. (RNR Tire Express)

Ini Efek Buruk Ban Mobil yang Kelebihan Tekanan Angin

Aion di test drive IIMS 2025. (Bagus)

Aion Raih Penghargaan Best Long Range di IIMS 2025

Komunitas Beyond kopi darat di Lembang. (BYD)

Komunitas Beyond Kopdar Eventure Camp Sambil Jelajah Kota Bandung

Ilustrasi. (Quick Pressure)

Ban Kurang Angin Bisa Bikin Boros Bensin?

GAC International ingin kembangkan manufaktur lokal. (Aion)

Rencana GAC International Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Jetour hadir di pameran otomotif IIMS 2025. (Bagus)

Strategi Travel+ Jadi Trik Jetour Hadapi Persaingan Pasar